Hiburan Kearifan Lokal Meriahkan HUT Pangkalpinang

oleh
oleh

PANGKALPINANG, Portal

– Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang menghadiri malam ramah tamah puncak peringatan Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-268 tahun 2025, Jumat (26/9/2025).

Sekda menyampaikan bahwa rangkaian peringatan hari jadi tahun ini ditutup dengan hiburan bernuansa kearifan lokal. Berbagai kesenian dan tarian khas Kota Pangkalpinang ditampilkan untuk menghibur masyarakat.

“Prinsipnya sederhana, kita ingin menghadirkan hiburan yang berakar pada budaya lokal. Lebih dari itu, yang terpenting adalah menjaga sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat demi kondusivitas Kota Pangkalpinang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa menjaga Pangkalpinang tetap aman dan nyaman merupakan wujud kecintaan terhadap kota yang kini berusia 268 tahun.

Menurutnya, rasa aman dan nyaman akan memberi dampak positif bagi iklim investasi, tumbuhnya usaha mikro kecil menengah (UMKM), serta kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Mari kita jaga Pangkalpinang yang sudah 268 tahun ini. Dengan kondusivitas tinggi, tentu akan lahir banyak hal positif, baik investasi maupun kesejahteraan masyarakat. Harapan kita, memasuki usia ke-269 tahun nanti, Pangkalpinang bisa semakin baik lagi,” pungkasnya.

 

Terpisah 20 Tahun, Ayah dan Anak Kembali Bertemu

BANGKA, Portalbatavia

Selama hampir 20 tahun berpisah, Hayati (45) tak lagi mendengar kabar tentang ayahnya, Jumhartono (70).

Warga Toboali, Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung itu bahkan menyangka ayahnya telah meninggal dunia.

Namun ternyata nasib berkata lain. Sebuah kabar berharga datang dari Negeri Jiran sekitar sebulan lalu. Jumhartono diketahui masih berada di perantauannya di Malaysia.

Pihak Konsulat Indonesia di Tawau, Malaysia, kemudian menelusuri pihak keluarga Jumhartono untuk proses pemberangkatan ke kampung halamannya.

“Awalnya kami sudah pasrah karena sudah 20 tahun lebih tidak bertemu. Jadi seperti dianggap sudah meninggal dunia. Tapi takdir berkata lain, masih dipertemukan dengan ayah,” kata Hayati sembari menangis haru, Kamis (25/9/2025).

Tangis haru dan bahagiapun pecah saat Hayati dipertemukan dengan ayahnya.
Sebelum ayahnya resmi dipulangkan, Hayati telah diberitahu oleh pihak konsulat dan mereka pun sempat berkomunikasi lewat video call.

Ketika itu, Hayati memastikan bahwa benar, Jumhartono adalah ayah kandungnya yang pergi merantau sejak dua dekade lalu.
“Kami merasa bersyukur, Alhamdulillah terima kasih pada semua pihak yang telah membantu,” ujar Hayati.

Jumhartono tiba di Pangkalpinang pada 21 September 2025. Ia kemudian menjalani pemeriksaan medis dan kemudian dibawa ke kampung halamannya di Toboali.
Jumhartono tampak berjalan dibantu sebuah tongkat. Ia tak banyak bicara.
Hanya linangan air mata yang mengalir di pipinya saat sang anak menyambut dengan tangan terbuka.

Kondisi ekonomi yang pas-pasan telah memaksa Jumhartono menyeberang ke negeri orang.

Di Malaysia, Ia bekerja sebagai buruh harian lepas dan beberapa kali berpindah lokasi.
Hal itu membuatnya sulit berkomunikasi dengan keluarga di kampung halamannya.

Kepala Polres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto mengonfirmasi bahwa Jumhartono telah dipertemukan dengan anaknya setelah melewati proses yang cukup panjang.
“Awalnya ditemukan sesama TKI di sana, dapat informasi ada keluarganya di Toboali. Kemudian dibantu konsulat untuk proses pemulangan,” ujar Agus.

Ia mengungkapkan bahwa petugas sempat kesulitan melacak keberadaan pihak keluarga di Toboali karena tidak adanya nomor kontak dan alamat detail.

“Memang sempat putus komunikasi, tapi petugas di lapangan terus berupaya mencari sampai akhirnya ditemukan keluarga di Toboali,” ungkap Agus.

Setelah memastikan pihak keluarga, salah satunya melalui video call, Polres Bangka Selatan dan Konsulat RI mulai melakukan proses pemulangan Jumhartono agar bisa kembali ke Bangka Belitung.

“Melalui proses yang panjang sekitar 1 bulan lebih, akhirnya Jumhartono dapat dipulangkan,” jelas Agus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.