BANGKA, Portalbatavia
Penambang timah bernama Pebri (17) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di kawasan muara Sungai Pelaben, Aek Anyir, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung pada Jumat (4/7/2025) sore.
Sehari sebelumnya Pebri dilaporkan hilang tenggelam akibat diterkam buaya saat menarik ponton tambang timah yang rusak.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang I Made Oka Astawa mengatakan, jasad Pebri ditemukan dalam kondisi mengambang dengan bercak darah yang sudah membeku.
“Ditemukan dalam kondisi tidak utuh, kedua tangannya hilang diduga akibat terkaman buaya,” kata Oka pada awak media, Jumat (4/7/2025).
Oka menjelaskan, jasad korban terpaut satu kilometer dari lokasi kejadian awal, tepatnya berada di kolam bekas tambang timah yang terhubung dengan Sungai Pelaben yang memang dikenal sebagai habitat buaya.
“Berhasil ditemukan saat melakukan penyisiran bersama keluarga korban menggunakan perahu karet dan perahu milik para pekerja tambang,” jelas Oka.
Selanjutnya jasad korban dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan langsung dibawa ke rumah duka di daerah Baturusa, Bangka.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan menganggapnya sebagai musibah dalam pekerjaan tambang rakyat.
Oka mengatakan, rekan korban bernawa Iwan melaporkan pertama kali terkait hilangnya korban.
“Saksi melihat rekannya diterkam buaya, diseret ke dalam sungai, saat mendorong ponton yang menggunakan drum,” ujar Oka.
Tim gabungan kemudian melakukan pencarian dengan menyisir sungai dan kawasan tambang yang sudah berbentuk kolam air atau kolong.
Sebuah drone pemindai panas tubuh ikut dikerahkan dalam operasi pencarian.
“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan ditutup,” demikian Oka.





